Menikmati Minuman Segar dari Korea di Rumah

on in Food
Yujacha dan yuja-cheong. Foto: 국립국어원

Di tengah globalisasi dan percampuran budaya, Korea Selatan berhasil memikat dunia dengan kekayaan dan keunikan budayanya. Selain K-drama dan K-pop, aneka ragam kuliner khas dari negeri ginseng ini juga ikut mendunia. Salah satu aspek menarik dari kekayaan kuliner Korea adalah ragam minumannya yang unik dan menyegarkan. Minuman khas Korea kini mudah ditemukan dan menjadi bagian dari variasi pilihan kuliner masyarakat, tidak terkecuali di Indonesia.

Dalam artikel ini, kita akan menyelami dunia minuman Korea dengan fokus pada tiga jenis minuman yang bisa dibuat dan dinikmati di rumah, yaitu Yujacha, Maesil-cha, Aloecha.

Dengan semakin banyaknya produk Korea yang masuk ke Indonesia, kini kita tidak hanya dapat menikmati minuman-minuman ini di restoran atau kafe, tetapi juga dapat membuatnya sendiri di rumah. Proses pembuatannya yang sederhana dan bahan-bahan yang semakin mudah diperoleh, membuat yujacha dan maesilcha menjadi pilihan tepat untuk menambah variasi minuman di rumah sekaligus mengenal lebih dekat budaya Korea.

Yujacha, yang dikenal juga sebagai teh Yuja, adalah teh tradisional Korea yang terbuat dari buah yuja, atau lebih dikenal di luar Korea sebagai jeruk yuzu. Teh ini menawarkan sensasi rasa yang segar, manis, asam, dan memiliki aroma serta rasa jeruk sitron yang kuat dan khas. Berbeda dengan jenis teh lainnya, yujacha tidak dibuat dari daun teh, melainkan dari buah yuja dan tidak mengandung kafein. Teh ini sering dijual dalam bentuk sirup kental yang manis, dan dianggap berkhasiat untuk menyembuhkan flu.

Yujacha sangat populer di Korea, terutama selama bulan-bulan musim dingin. Selain itu, yujacha juga disukai karena memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, yang dipercaya dapat membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi. Teh ini dibuat dengan mengawetkan yuja menjadi sirup yang manis dan kental, dan biasanya disajikan dalam keadaan panas. Yujacha juga digunakan untuk mengatasi diare, sakit perut, dan suhu tubuh yang rendah, dan sering dikonsumsi pada tanda-tanda pertama flu untuk mencegah menggigil dan demam. Teh ini dapat dibuat di rumah menggunakan yuja, madu, dan gula. Meskipun buah yuja sulit ditemukan di luar Korea, campuran yujacha yang sudah siap seduh dapat ditemukan di sebagian besar toko kelontong Korea atau secara online.

Bahan utama yujacha adalah yuja-cheong, yaitu sirup kental, manis, dan pulpy yang terbuat dari buah yuja. Untuk membuat yujacha, cukup tambahkan beberapa sendok makan yujacha dalam cangkir atau gelas, aduk dengan air panas mendidih, dan sajikan segera. Teh ini kaya akan vitamin C dan dipercaya memiliki efek menenangkan pada perut dan membantu mengatasi pilek serta flu.

Yujacha dapat dibuat dengan tambahan bahan lain, seperti madu dan jahe, untuk meningkatkan rasa dan manfaat kesehatannya. Penambahan bahan-bahan ini tidak hanya menambah kekayaan rasa saja, tetapi juga menambah manfaat kesehatan dari yujacha.

Yujacha merupakan salah satu minuman yang dinikmati oleh banyak orang di Korea karena rasanya yang unik dan manfaatnya yang baik untuk tubuh. Kini, campuran yujacha yang siap seduh pun dapat dengan mudah ditemukan, sehingga yeoreobun juga dapat menikmati kehangatan minuman ini di rumah.

Maesil-cha. Foto: Korea.net

Maesil-cha, yang juga dikenal sebagai teh plum Korea, adalah minuman tradisional Korea yang terbuat dari maesil (plum segar), omae (plum asap), atau maesil-cheong (sirup plum). Teh ini dibuat dengan mencampur maesil-cheong dengan air panas atau dingin, dan terkadang madu juga ditambahkan untuk memberikan rasa manis. Maesil-cha dikenal karena rasanya yang fruity dan menyegarkan, menjadikan minuman ini populer di Korea, terutama selama musim panas. Selain rasanya yang lezat, maesil-cha juga dikenal karena manfaat kesehatannya, termasuk untuk membantu pencernaan dan mengatasi kelelahan. Teh ini juga memiliki kandungan antioksidan dan dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Maesil-cha kaya akan antioksidan, yang membantu detoksifikasi tubuh, membantu pencernaan, dan meringankan gejala keracunan makanan dan diare. Teh ini juga dipercaya dapat membantu mengatur kadar gula darah, melawan diabetes, dan menghambat kerusakan tulang serta meningkatkan kepadatan dan pembentukan tulang. Selain itu, maesil-cha dikenal membantu mengatasi kelelahan dan meningkatkan nafsu makan.

Teh plum Korea dapat dibuat dengan mencampur air dengan sirup plum hijau Korea (maesil-cheong). Sirup ini bisa dibuat sendiri di rumah atau dibeli di toko bahan makanan Asia atau melalui toko online. Sirup ini dapat dicampur dengan air panas atau dingin, dan madu dapat ditambahkan untuk menambahkan rasa manis.

Aloecha adalah teh yang terbuat dari lidah buaya dan madu, dan dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Lidah buaya dikenal karena sifat anti-inflamasinya dan sering digunakan untuk meredakan masalah pencernaan seperti sembelit dan diare. Selain itu, aloe vera juga diyakini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Madu adalah pemanis alami yang kaya akan antioksidan dan memiliki sifat antibakteri. Ketika digabungkan, lidah buaya dan madu menciptakan teh yang manis dan menyegarkan yang dinikmati di Korea karena keunikan rasa dan manfaatnya untuk kesehatan.

Aloecha memiliki kesamaan dengan yujacha, dimana teh ini tidak dibuat menggunakan daun teh dan tidak mengandung kafein. Aloecha dibuat dari lidah buaya dan madu. Aloecha memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti membantu mengobati masalah pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Teh ini umumnya dapat ditemukan di toko kelontong Korea dan dinikmati sebagai minuman yang sehat dan lezat.

Aloecha dapat dibuat dengan mudah di rumah. Untuk membuat aloecha, lidah buaya segar dicuci, dikupas, dan diambil dagingnya. Lidah buaya ini lalu dicampur dengan madu untuk memberikan rasa manis yang khas. Campuran ini bisa disajikan dengan air panas atau air dingin, sesuai selera. Sebagai alternatif, campuran aloecha siap seduh juga tersedia di berbagai toko kelontong Korea.

Aloecha dapat menjadi pilihan alternatif sehat dan alami untuk teh atau pun kopi. Selain menyegarkan, minuman ini juga memiliki rasa yang unik dan berkhasiat baik untuk kesehatan.

Itu tadi adalah tiga contoh dari minuman segar asal Korea yang bisa dinikmati di rumah. Meskipun cara pembuatannya cukup sederhana, yujacha, maesil-cha, dan aloecha memiliki keunikan dan manfaatnya masing-masing. Selamat mencoba!